Di bawah satu atap

Archive for the ‘jalan-jalan’ Category

Jambo !

Posted on: May 21, 2007

kenia1.jpg

15 hari kita di sana, sapaan ini yang selalu kita dengar. Artinya, samalah dengan ‘halo’.

Sewaktu rencana jalan-jalan ke sana yang bisa dibilang mendadak, pikiran aku ini lebih dari sekedar jalan-jalan biasa. Lebih tepat berpetualang. Na ja, masih jauh dari petualang beneran sih. Tapi punya kesempatan naik perahu mengelilingi sungai sementara di pinggirnya buaya atau mengarungi laut (cieh) dengan menggunakan dhow sampe kita bertiga mabuk laut tapi terhibur lihat lumba-lumba timbul tenggelam atau safari berkesempatan lihat hewan-hewan yang biasanya cuma aku tonton di acara dokumenter di televisi adalah benar-benar petualangan bagi kita bertiga.

Badan penuh bentol-bentol karna digigit serangga atau kulit- aku, khususnya, jadi keling dan hitam…hakuna matata..alias gak masyalaaah…

Foto-fotonya ditaruh di multiku.

*males mode on…*

Hmm..yaa..jadi selama aku di Indonesia, aku nggak kemana-mana. Alasannya karna Dieter nggak ikut, dan keluarga terutama ortu pastinya pengen lama-lama main sama Daniel jadi diputuskan yah mendingan aku kursus jait itu daripada bosen. Kursusnya setiap hari, kecuali wiken, dari jam 9 pagi sampe jam 1 kadang-kadang jam 2 siang.

Nah, seringnya Daniel jalan-jalan sama ortu. Paling sering ke Kelapa Gading Mall..haha..soalnya deket dari rumah. Dan kalo aku pulang kursus ada aja yang dibeli mamah buat Daniel. Kebanyakan kaus dan celana. Hihihi..memang rezekimu, nak. Beberapa kali ketemu alias kopdar dengan teman blogger, malah sempat sebentar liat temen-temen Blogfam yang bowling (fotonya ada juga di Multiplyku).

Oya, Daniel juga sempat ikutan memeriahkan 17 Agustus-an lalu dekat rumah. Awalnya bibi-bibiku (tante) iseng tanya, apa Daniel mo ikutan lomba. Kenapa nggak..haiyaaa… Jadilah ikutan beberapa lomba, seperti memindahkan bendera dan memasukkan paku ke botol. Dan untuk yang memindahkan bendera Daniel juara dua…lumayaaan… Sialnya, batere di kamera dah habis, jadi cuma bisa ngambil foto lewat HP, hasilnya..na ja… lumayan deh, ada kenang-kenangan. Besok harinya kan masih liburan, jadi kita sekeluarga (minus Ogi) memutuskan untuk jalan-jalan ke Bandung. Sempat nengok keluarga juga di sana, belanja dan makaaaan…hahaha… Dan besoknya, teparlah aku karna diare. Karna sempat (maaf) muntah, dan takut terserang muntaber maka pergilah aku ke dokter. Huhu..katanya gak boleh jajan dulu. Karna sakit itulah, aku jadi gak bisa ikutan liat Daniel sewaktu ada acara pembagian hadiah, Sabtu malamnya.

Hmm..kalo Daniel dari Indonesia bawa barang banyak. Aku malah nggak bawa apa-apa. Maksudku, niatnya mo bawa makanan apaaa..gitu lah. Mo bawa dvd yang bajakan (hahaha…) ngeri bawa ke sininya. Jadinya, yang kebawa cuma beberapa cetakan kue dan tumpeng kecil. Dan karna mamahku, kasih aku alat buat ngulen dan nyetak mie, donat dan pastel (cihuyyy), akhirnya nambah tas deh pas pulang kemarin.

Oya, waktu itu kan aku udah niat beli-in Daniel baju abang betawi. Lalu dapatlah satu, walo masih kegedean. Dan pas minggu terakhir di Jakarta, barulah mamahku inget buat bikin foto Daniel pake baju itu. Kita pergi ke daerah Kelapa Gading, dan Daniel pun kita dandanin. Awalnya masih nurut difoto, masih bisa bergaya. Lama-lama konsentrasi pecah. Semua mas-mas di sana sibuk mengambil perhatian Daniel supaya lihat ke kamera…hahaha..kocak.

Dan hari Sabtu ini, keluargaku baru kirim hasil fotonya. Inilah hasilnya…

Fotonya aku otak-atik lagi di photoshop berhubung fotonya jadi ketekuk dalam perjalanan dan setelah discan hasilnya jadi jelek.

Tanggal 27 Agustuslah, tiba waktunya kita untuk terbang pulang ke Jerman. Rasanya sediiih..banget. Sampe sekarang pun masih terbayang-bayang apa yang kita berdua lakukan bersama keluarga sewaktu di Jakarta. Seperti waktu berangkat, Daniel bener-bener nggak bikin susah ibunya. Kebanyakan malah tertidur di pesawat. Alhamdulillah jam 5 pagi tanggal 28 Agustus-nya, kita tiba dengan selamat di Frankfurt. Pesawatnya datang 10 menit lebih cepat dari yang direncanakan. Dieter pun sudah menunggu di luar…hihi..kasian, harus berangkat jam 3 pagi dari rumah. Begitu keluar dari bandara, kita disambut oleh cuaca dingin (12 derajat celcius) dan mendung. Selamat datang kembali ke Jermanih yang dingin ini deeeeh…. And i miss my family in Jakarta already 😦

Sesuai rencana, aku sama Daniel berangkat untuk mudik pada tanggal 24 Juli dari Frankfurt. Awalnya sewaktu memesan tiket, Dieter menawarkan untuk berangkat dari Nürnberg karna lebih dekat dari rumah. Cuma dipikir-pikir, aku yang hanya berdua sama Daniel aja nggak mau repot gonta-ganti pesawat minta berangkat dari Frankfurt aja. Lalu kira-kira sebulan sebelum berangkat, Dieter pun bilang harus berangkat ke Cina selama dua minggu. Diputuskan dia berangkat di tanggal yang sama dengan keberangkatan kita. Makaaa…pada tanggal 24 Juli itu, kita bertiga terbang tapi dengan tujuan berbeda. Alhamdulillah, tanggal 25 Juli-nya kita tiba dengan selamat di Cengkareng. Urusan imigrasi dan bagasi pun cepat dan lancar. Di luar kedua ortu dah kelihatan dadah-dadahin kita..hihihi… Dan seperti diduga, papaku yang udah kangen banget sama cucunya, langsung menarik dan menuntun Daniel ke tempat parkir mobil. Sementara si Daniel, yang udah lupa wajah keluargaku, cuma bisa mandangin aku yang jalan di belakang mereka bersama mamah sambil manggil-manggil mama-mama. Hihihi.. Dan tiba-tiba, nongol lah adikku yang bungsu, Ogi.

Yah, pokoknya minggu pertama masih masa-masa penyesuaiannya Daniel sama keluargaku. Dan sesuai rencana yang aku mau di mudik kali ini, aku daftar kursus menjahit intensive. Iyeee..kursus jait, penonton. Buat nambah elmu sambil kali-kali bisa terima pesenan…hahaha… Dan ternyata hasil kursus itu, aye dah buat satu blus, satu celana panjang dan pe-er menyelesaikan kebaya dikarnakan kurangnya waktu. Lumayan deh, sekarang dah bisa maju bahannya kalo dijahit…duluuu..mundur dan belok-belok…hihihi… Minggu itu pula, ada acara syukuran kecil-kecilan untuk ulang tahun Ima. Makan-makaaaan…dan ketemu beberapa teman tentunya. Ah indahnya hidup di kampung halaman. Oh ya, sewaktu Daniel pertama kali dimandikan mamahku, dia naksir dengan gayungnya. Setelah selesai mandi itu, dia langsung taruh si gayung di dalam koper. Di suruh bawa ke Jermanih katanya. Dan saking takjubnya dia sama bajaj, jadinya kalo kita ajak jalan-jalan dan liat bajaj, langsung Daniel histeris. Siip..isi koper nambah lagi, bajaj-bajajan yang dibelikan mamah di pasar Kawi-Kawi Sentiong dekat Jothet *lirik Yana*..hoahahaha…

bersambung deh ya….

Beberapa foto mudik kemarin, bisa dilihat disini (ditambah).

Seperti tahun-tahun lalu, Kirchweih ini diadakan selama 2 minggu di kota kita. Tahun ini dimulai hari Sabtu kemarin. Sebenernya, kita bertiga dah ke sana hari Sabtu itu. Dan Daniel paling suka naik Karussell (merry-go-round) dan hari Sabtu lalu Dieter beli 6 chips buat naik si Karussell. Cuma karna emak bapaknya pengen lanjut keliling, jadi cuma kepake 3 chips. Selanjutnya, Daniel naik atraksi-atraksi yang lain, kali ini belinya cuma satu chip satu permainan.

Lalu ceritanya aku mo ngajak Daniel lagi ke Kirchweih kemarin. Pertama karna Kindergarten cuma buka setengah hari jadi gak bakal capek Danielnya. Kedua karna kemarin itu Kinderfest, yang mana harga untuk anak-anak bakal lebih murah. Sebelum ke sana, setelah jemput Daniel dari Kindergarten aku beli topi dulu buat Daniel. Dasar tinggal di kota kecil, toko-toko (yang kecil-kecil juga) punya jam istirahat. Belanjanya buru-buru karna mereka mo tutup untuk istirahat dulu. Setelah itu langsung ke Kirchweih yang letaknya deket banget sama rumah kita. Makanya sampe jam 12 malem masih suka denger musik gonjrang-ganjring. Eh ternyata masih pada tutup juga. Ya udaaah..akhirnya pulang, mikirnya nanti sore aja. dan pas sore itu, langit tiba-tiba gelap. Angin kenceng banget dan hujan. Malah sempat turun hujan es. Karna ngeliat angin yang kenceng dan takut esnya mecahin kaca (parno memang sayah), akhirnya ta tutup Rollo-nya. Jadinya urung pergi ke Kirchweih kemarin.

Dan hari ini jadiii… langsung dari Kindergarten. Masih belum banyak orang, paling anak-anak kecil seumuran Daniel. Pertama kita ngabisin sisa chips. Lalu naik Riesenrad, apa tuh yah yang di foto itu..hehehe. Tiba-tiba aku mual jeh. Riesenradnya muter cepet banget. Udah gitu pake goyang-goyang di atas karna anginnya mayaaan… Sampe di bawah, aku kayak orang mabok sempoyongan. Mo keluar dari gantungannya aja susye benerr… Pake acara kekonci pulak. Dasar kam-se-u dah sayah. Trus Daniel naik apalagi yah… Ah ya, naik kereta-kereta-an. Trus naik yang muter-muter, yang bisa dinaik-turunin..lah pokoknya di Dufan juga ada deh. Cuma Daniel takut naik itu. Lalu akhirnya pulang deh. Capek si Daniel. Sementara emaknya masih mabok aja nih. Gimana yah..enakan naik becak sih..kakakak…

Tur ini sebenernya udah kepingin dilakukan dari dulu, cuma karna nunggu si bapak agak longgar waktunya maka secara mendadak minggu lalu kasih kabar ke aku, “Minggu depan kita bikin tur klilingnya!” Waks, sempet bingung soal nasib Tobi dan soal sampah yang bakal diangkut hari Selasa. Akhirnya, Tobi nginep di hotel juga..hihihi…itu looh Pensionnya punya Tierheim dan akhirnya diputuskan kita brangkat hari Rabu. Minta ijin bolos Kindergarten Daniel cuma hari Jumat, karna hari Rabu kebetulan Kindergarten Daniel libur, Kamis sowieso. Inilah petualangan Keluarga Kiesel….hihihi..

Hari I – Hohenschwangau

Berangkat dari rumah jam 7 pagi, cuaca masih cerah. Kurang lebih 3 jam kemudian kita sampe di tempat tujuan. Dari jauh dah kliatan Schloss Neuschwanstein dan Hohenschwangau. Kedua Schloss terletak di atas bukit, Neuschwanstein letaknya lebih tinggi dan bersebrangan dengan Schloss Hohenschwangau. Tujuan kita pertama adalah ke Neuschwanstein. Ada 3 alternatif buat menuju ke sana: jalan kaki, naik bis atau naik kereta kuda. Karna dah kebayang jalan yang menanjak, kita naik bus. Pengennya naik kereta kuda, cuma kita gak tau naknya di mana. Beli tiket bisnya yang untuk pergi, karna jalan pulang toh mikirnya menurun. Lumayaaan… Tapi, ealah ternyata..capek juga. Salut buat Daniel deh yang tetep ikutan jalan kaki. Oh ya..sekedar informasi, Neuschwanstein ini modelnya dipake untuk Disneyland.

Selanjutnya, kita pergi ke Schloss Hohenschwangau. Karna gak gitu jauh, kita bisa jalan kaki. Teteeep..jalannya naik, capek deh auu ! Sayangnya di dalam kedua puri/istana ini gak boleh foto-foto. Jadi cuma dapet foto luar. Mana yang Schloss Hohenschwangau ini lagi direnovasi, ketutup setengahnya. Bah ! Nah, yang mau tau sejarah si puri ato istana ini, silahkan ke websitenya aja yak…kekekekek… tambah panjang nanti entrynya. Selanjutnya, kita pergi ke hotel buat istirahat dan makan malam di daerah deket hotelnya.

Hari II – Ettal & Garmisch Partenkirchen

Read the rest of this entry »

Hari Sabtu lalu, sehabis makan siang aku ajak jalan-jalan Dieter dan Daniel di Neustadt. Hari itu cuaca memang bagus. Kalau jalan trus kena matahari lumayan anget, lain kalo di di dalam rumah atau jalan di tempat-temapt teduh…masih dingiiin. Lantas, setelah duduk-duduk berjemur sebentar di pekarangan rumah, baru deh kita jalan. Ceritanya mo memanfaatkan suasana, bawa kamera nih di leher plus dompet tok. Pake baju pun seadanya, wong ketutup jaket ini. Di jalan kita bertiga beli es krim di tempat langganan. Murah siiih…hihihi.. Lanjut jalan lagi… Nggak berapa lama, Dieter kasih ide, “Enaknya kita ke Nürnberg sekarang !” Tentu aja semangat semua..heeee…langsung bilang iya. Apalagi di Neustadt ini, jam 12 siang toko-toko dah pada tutup…sepi ! Pikirku, kita bakal pulang dulu ke rumah, ganti baju dan ambil mobil buat ke stasiun keretanya. Kata Dieter, “Udaaah..kita gini aja perginya.” Waduh, daku gak bawa apa-apa selain dompet dan kamera itu tadi. Wis, kebetulan juga mo cari hadiah ulang tahun buat keponakan dan nyokapku. Ternyata di Nürnberg memang penuh sama orang. Yaa..memanfaatkan cuaca. Aku pun dah kayak turis gini. Doh, liat orang-orang di sana ya koq jadi minder liat diri sendiri. Pada cakep-cakep plus wangi-wangi. Lah aku ? Kucel boo…wong itu abis masak aku..hoahaha… Untung ada kamera. Keliatannya kayak turis lah kita dikiiit….tsaaah… Pulangnya ini yang teler. Kedua cowokku merasa tersiksa karna nunggu aku belanja. Setelah selesai, Dieter bilang, “Akhirnyaaa….. Belanja sama kamu lama banget !” Langsung deh pulang, naik kereta lagi. Di jalan dah pada ngebayangin masih harus jalan lagi dari stasiun ke rumah. Woaaa…..


June 2017
M T W T F S S
« Mar    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Banners