Di bawah satu atap

Alamat barunya di sini, yaaa…..

Mo, fokus di sana aja deh.  Kalo sempet monggo mampir…

Michael, teman Daniel di Kindergarten, hari ini berulang tahun ke-5. Aku menawarkan diri untuk membuat kue ulang tahunnya, yang bakal di bawa ke Kindergarten berhubung waktunya dah mepet banget kalo pesan ke Konditorei. Kata Michael, kuenya enak looh..hihihi… Berhubung bukan tukang kue beneran, ya dekorasinya sederhana aja.

 

Isinya, butter cake biasa..dibanjur ganache coklat. Met ulang tahun, Michael…

Wiken terakhir di bulan puasa tahun ini, Vera sekeluarga yang tinggal di Erlangen (di foto berbaju biru), ngundang temen-temen pengajian Erlangen-Nürnberg untuk berbuka puasa bareng. Ternyata banyak juga orangnya… Maklum, gue kan sebelumnya tinggal di Neustadt/Aisch, yang orang Indonesianya cuma gue seorang :P

Nunggu waktunya buka, foto-foto dulu laa…

 Ada rendang, roti jala, pempek dll…uenak deh ;)

Segelas es teler buat membatalkan puasa

Mau lagi makan ataupun ngobrol, poko’e serius :D

Penceramah, si ayah (suaminya Rini)

Artinya…mudah-mudahan, tahun depan, Daniel dah masuk sekolah. Dan foto dari anak-anak di Kindergarten Daniel yang bakal masuk sekolah tahun depan dah terpampang di depan pintu masuk:

Wir sind die Vorschulkinder

Jambo !

Posted on: May 21, 2007

kenia1.jpg

15 hari kita di sana, sapaan ini yang selalu kita dengar. Artinya, samalah dengan ‘halo’.

Sewaktu rencana jalan-jalan ke sana yang bisa dibilang mendadak, pikiran aku ini lebih dari sekedar jalan-jalan biasa. Lebih tepat berpetualang. Na ja, masih jauh dari petualang beneran sih. Tapi punya kesempatan naik perahu mengelilingi sungai sementara di pinggirnya buaya atau mengarungi laut (cieh) dengan menggunakan dhow sampe kita bertiga mabuk laut tapi terhibur lihat lumba-lumba timbul tenggelam atau safari berkesempatan lihat hewan-hewan yang biasanya cuma aku tonton di acara dokumenter di televisi adalah benar-benar petualangan bagi kita bertiga.

Badan penuh bentol-bentol karna digigit serangga atau kulit- aku, khususnya, jadi keling dan hitam…hakuna matata..alias gak masyalaaah…

Foto-fotonya ditaruh di multiku.

Sewaktu mau dibantu, Pak D melarang aku untuk ikutan mendorong lemari di ruang tamu. Dan sewaktu dia dorong yang seharusnya sisi lemari yang aku dorong, tiba-tiba pajangan kayu yang cukup tebal membentur televisi dan terpecah-pecah dengan ujung yang lancip. Dan…ujung itu menimpa kepala Pak D. Sewaktu dia mau terus mendorong lemari dan aku mengumpulkan pecahan pajangan kayu itu, tiba-tiba darah menetes ke lantai, seterusnya mengucur lumayan banyak ke keningnya. Pak D langsung lari ke kamar mandi membersihkan darahnya… Lah, aku yang panik lihat darah sambil cari-cari sesuatu di lemari P3K, malah gak konsen, gak tau apa yang dicari..hihi.. Akhirnya, malah Pak D yang menenangkan aku. “Udah… gak apa-apa. Gak usah khawatir.” katanya. Gimana gak khawatir, baru beberapa jam lalu nanya aku hari apa janji berikutnya ke Ergoterapi, eh udah nanya lagi tadi. Laah…

Minggu lalu badai, lalu cuaca cerah. Di ramalan cuaca memang dah disebutkan minggu ini bakal turun salju. Tapi orang-orang tetap aja gak siap dengan turunnya salju hari ini. Pagi-pagi, sewaktu mengantar Daniel ke Kindergarten jalan masih tertimbun salju. Bis-bis dan kereta datang terlambat, seperti yang ibu mertua ceritakan pengalamannya sewaktu hendak pulang dari rumah kita ke rumahnya. Dan hingga sore ini, salju masih terus turun. Kalau saja tidak dibersihkan, tingginya bakal mencapai 40 centimeter. Aku pun cukup kesulitan mengayuh sepeda dengan mata yang selalu terhalang hujan salju..huhu..

Dan siapa yang senang di situasi seperti ini ? Anak-anak, tentunya. Termasuk Daniel, yang dari pagi dah pengen buat bola-bola salju..hehehe…

April 2014
M T W T F S S
« Mar    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Banners

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.